Thursday, November 23, 2017

Kembangkan Destinasi Pantai Panjang, Pemerintah-Masyarakat Harus Seirama

12:45 AM

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bengkulu dalam rangkaian Peringatan HUT Ke-49 Provinsi Bengkulu menyempatka diri bertatap muka secara langsung dengan para pedagang Pantai Panjang Bengkulu. Hal ini dilakukan, sebagai upaya penataan objek wisata Pantai Panjang Bengkulu sebagai salah satu destinasi wisata kebanggaan masyarakat Bumi Rafflesia.

Kehadiran Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah didampingi Kepala Dinas Perindag, Koperasi-UKM, Pariwisata, Satpol PP Provinsi dan Kota Bengkulu, selain menyampaikan arahan serta menerima saran dan kritikan membangun dari para pedagang, juga sebagai bentuk perhatian pemerintah yang selama ini terkesan kurang komunikatif.

“Ini merupakan tatap muka perdana dengan semua pedagang usaha kecil menengah di kawsan Pantai Panjang Bengkulu. Saya minta komunikasi dengan mereka ini harus tetap berlanjut, sehingga destinasi wisata ini makin maju bukan justru jalan ditempat,” jelas Rohidin Mersyah usai Tatap Muka Plt Gubernur Bengkulu bersama Pedagang Pantai Panjang, di depan Icon Pantai Panjang, Minggu (19/11).

Dalam kesempatan ini dilaksanakan "tanya jawab" antara Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah dengan beberapa perwakilan pedagang. Dari diskusi yang dilakukan, 5 point himbauan yang diharapkan Rohidin Mersyah bisa dilakukan oleh pedagang untuk kemajuan bersama, yaitu jaga keamanan, standarisasi harga makanan dan minuman, jaga kualitas dan kebersihan makanan, jaga kebersihan lingkungan serta jaga kesan baik wisata.

“Kelima point ini yang terpenting bagaimana pengunjung menjadi nyaman berwisata di Pantai Panjang. Sehingga destinasi wisata sepenuhnya bisa mengungkit perekonomian masyarakat,” terangnya.

Menindaklanjuti tatap muka bersama pedagang tersebut, kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) teknis, baik Provinsi maupun Kota Bengkulu, diminta segera melakukan langkah nyata terkait pengembangan wisata ini, seperti mengecat ulang tulisan Pantai Panjang.

Selain itu pemanfaatan titik wisata antara Pantai Panjang, Pantai Zakat, Pantai Pasir Putih dan lokasi lainnya, supaya diberdayakan secara adil. Kemudian penataan auning dan pedagang harus sesuai dengan klaster setiap pedagang serta penguatan permodalan supaya pedagang tidak lagi terjerat rentenir.

“Saya minta OPD Teknis melakukan itu. Ini secara bertahap, memang tidak mudah membina masyarakat yang sudah lama, jumlanya banyak dan beragam dengan kelas berbeda-beda dan ini membutuhkan kesabaran dan ketekukan kita bersama,” pungkas Plt Gubernur Rohidin Mersyah.

Dari pertemuan yang dilakukan, Rohidin Mersyah juga menitik beratkan adanya kerjasama dan koordinasi berkelanjutan antara Pemda Provinsi dan Pemda Kota Bengkulu. Sehingga kedepan kesejahteraan masyarakat bisa meningkat, bukan justru diwarnai dengan berbagai permasalahan yang berujung pada ketidakharmonisan antara pemerintah dan masyarakat. (Rian-Media Center, Humas Pemprov Bengkulu).

Monday, October 16, 2017

Bukan Profesi “Pelarian" Widyaiswara Pemberi Warna Kualitas SDM Pegawai Negeri

9:10 PM
Profesi Widyaiswara, merupakan profesi terhormat. Pelaksana Tugas Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengibaratkan, profesi Widyaiswara bak seorang Guru yang dituntut memiliki kemampuan intelektual, kematangan emosional dan profesional. Kualitasnya pun, dinilai turut dalam mewarnai kualitas Sumber Daya Manusia terutama bagi Pegawai Negeri Sipil di lingkungan instansi lembaga maupun pemerintahan.

"Widyaiswara inikan jabatan profesional, jadi standar kompetensinya harus betul-betul dimiliki. Standar menguasai ilmu, metode teknik mengajar, termasuk memahami dan menguasai suasana atmosfir kelas," terang Rohidin usai pembukaan bimbingan teknis Widyaiswara di aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Bengkulu, Senin (16/10).

Rohidin menegaskan, Widyaiswara merupakan pejabat karir. Komulatif poin kreditnya didapatkan dari mendidik dan mengajar, serta melatih dan termasuk dari poin keikut sertaan dalam peningkatan kompetensi seperti diklat untuk Widyaiswara sendiri, juga karya ilmiah.

"Ketika komulatif angka kreditnya berkembang, maka karirnya juga akan naik," jelas Rohidin yang lugas menyatakan seorang pengajar tentu perlu banyak belajar.

Sebelumnya, Kepala BPSDM Provinsi Bengkulu Muslih menerangkan, Bimtek dan temu ilmiah Widyaiswara yang menghadirkan narasumber dari Lembaga Administrasi Nasional saat itu juga untuk menghilangkan stigma bahwa Widyaiswara merupakan jabatan 'buangan' atau profesi yang terpinggirkan. Dalam Bimtek yang digelar 16 hingga 18 Oktober itu, juga akan memperdalam kemampuan Widyaiswara dalam menulis karya ilmiah.

"Pesertanya ada 30 Widyaiswara, hampir separuh dari kantor diklat sendiri. Untuk karya ilmiah, ada pendalaman materi untuk menganalisis issu-issu terkini. Seperti program prioritas," ungkap Muslih.

Widyaiswara adalah Pegawai Negeri Sipil yang diangkat sebagai pejabat fungsional oleh pejabat yang berwenang dengan tugas, tanggung jawab, wewenang untuk mendidik, mengajar dan/atau melatih PNS pada Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pemerintah. Ini merupakan profesi mulia dan menjadi ujung tombak pembinaan SDM aparat pemerintah.

"Aparatur pemerintah, apalagi pada pelayanan masyarakat tentunya kualitas SDM menjadi dasarnya yang penting," tutup Muslih. (Jamal-Media Center Pemprov Bengkulu)




Dewan Menerima Jawaban Gubernur Bengkulu Terhadap Pandangan Umum FarksiSeluruh anggota DPRD menyatakan menerima jawaban Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bengkulu terhadap pandangan umum fraksi-fraksi, atas pengajuan lima Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Provinsi Bengkulu.

Dengan diterimanya Jawaban Gubernur tersebut, seleuruh anggota Dewan  Provinsi Begkulu juga menyetujui Raperda tersebut dapat dibahas pada pembicaraan tingkat dua bersama mitra kerjanya.

 

Sebelumnya, dalam nota jawaban Gubernur yang dibacakan oleh Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Plt Sekda ) Provinsi Bengkulu Gotri Suyanto, Pemerintah Provinsi Bengkulu akan menindaklanjuti semua saran dan masukan yang diberikan oleh DPRD Provinsi dan berharap, Raperda tersebut dapat ditngkatkan ketahap selanjutnya hingga ditetapkan menjadi Perda Provinsi Bengkulu.

“Mudah-mudahan dengan penjelasan, uraian dan jawaban kami tersebut dapat memperjelas permasalahan yang ada,” sebut Gotri Suyanto, saat membacakan jawaban Gubernur dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bengkulu yang ke -11 dan masa persidangan ke-3 tahun sidang 2017, Senin (16/10).

Namun demikian, lanjut Gotri, tidak menutup kemungkinan masih ada yang belum memenuhi keinginan anggota Dewan yang terhormat, sehingga perlu dibahas kembali pada pembahasan selanjutnya.

Adapun lima Raperda yang diusulkan, yaitu perubahan atas Perda nomor 1 tahun 2013 tentang Pengelolaan Pertambangan, Mineral dan Batubara, Raperda tentang Panas Bumi, Raperda tentang Air Tanah, Raperda tentang Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) serta Raperda tentang Urusan Pemerintah Menjadi Urusan Pemerintah Provinsi.

Dimana sebelumnya ke lima Raperda tersebut telah dibahas ditingkat fraksi-fraksi dan pada pandanganan umum yang di sampaikan oleh seluruh fraksi, menyetujui kelima Raperda tersebut dibahas  ke tingkat selanjutnya. (Saipul-Media Center Pemprov Bengkulu)

Plt Gubernur Bengkulu: Raih Prestasi, Wajib Jaga Kekompakan dan Kedisiplinan

8:04 PM


Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah meminta kepada Kontingen Pramuka Provinsi Bengkulu untuk tetap kompak, disiplin dan menigkatkan rasa percaya diri dalam mengikuti perlombaan tingkat nasional. Dengan tiga point tersebut menurut Rohidin Mersyah, kemungkinan besar prestasi akan lebih mudah diwujudkan.

“Ketika kita sudah diutus oleh Bengkulu, artinya kita adalah anak-anak pilihan, gugus depan tersebat di Bengkulu ini, sama dengan provinsi-provinsi lain,” terang Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah usai melepas keberangkatan Kontingen Gugus Depan Pramuka Provinsi Bengkulu, di ruang lantai III kantor Gubernur Bengkulu, Senin (16/10).

Keberangkatan Gugus Depan Pramuka Provinsi Bengkulu ini dalam rangka mengikuti Lomba Gugus Depan Unggul dan Penggalang Ceria 2017, yang dilaksanakan di Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat, dari 17 hingga 21 Oktober 2017 mendatang.

Diungkapkan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bengkulu Meri Sasdi, seperti tahun sebelumnya Kontingen Pramuka Provinsi Bengkulu berhasil menyabet juara 2 Nasional dalam ajang tersebut. Diharapkan pada perlombaan tahun ini, prestasi kembali diraih dengan target juara pertama.

“Seperti amanat Bapak Gubernur tadi, kita selalu ingin mendapatkan prertasi terbaik. Untuk mendapatkan hal tersebut kita harus yakin dengan kekompakan, percaya diri dan disiplin,” jelas Meri Sasdi yang juga merupakan Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) 07 Bengkulu.

Dalam Lomba Gugus Depan Unggul dan Penggalang Ceria 2017 ini Kontingen Pramuka Bengkulu mengirimkan 21 orang, terdiri dari 16 orang Penggalang dan 5 orang pembimbing. Dengan kesiapan yang ada, peserta yang dikirim ini mampu meraih prestasi terbaik.

“Seperti tahun sebelumnya kita juga telah mempersiapkan diri mengadapi lomba tersebut. Anak-anak kita didik dan kita latih supaya siap mengikuti perlombaan,” terang Kamabigus (Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan) SD Iqro’ 2 Kota Bengkulu Muhyidin.

Untuk diketahui, ada 12 kategori yang diperlombakan dalam ajang tersebut. Diantaranya, lomba pioneering (tali temali), pentas seni budaya, pameran dan festival anak. Ajang ini sendiri diikuti oleh diikuti oleh perwakilan 34 provinsi Se-Indonesia. (Rian-Media Center Pemprov Bengkulu).

Plt Gubernur Bengkulu Minta Dana Desa Dikelola dengan Benar

8:01 PM

Rata–rata desa di Bengkulu mendapat alokasi dana 720 juta per desa, di Tahun 2017 sendiri Bengkulu mendapatkan dana desa sebesar 1,31 Triliun, “Bisa dibayangkan bahwa dana desa ini cukup besar, maka perlu dikelola dengan benar, akuntabilitasnya juga harus jelas,” tegas Plt. Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat Workshop Peningkatan Kapabilitas Alumni dan Mahasiswa Penerima Beasiswa S2 STAR BPKP dalam Implementasi Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES), Senin (16/10) di Ruang Rapat Utama Rektorat Universitas Bengkulu.

Workshop ini, bertujuan memberdayakan aparat pengawasan internal pemerintah dan pengelola keuangan negara yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Alumni STAR (IKA STAR) Provinsi Bengkulu dan mahasiswa STAR BPKP pada Universitas Bengkulu, sebagai bentuk sumbangsih mahasiswa STAR BPKP dan IKA STAR untuk berperan dalam meningkatkan kualitas tata kelola keuangan desa yang akuntabel diwilayah Provinsi Bengkulu.

Ditambahkan Plt. Gubernur Rohidin Mersyah, sistem pengelolaan keuangan desa jika di implementasikan secara efektif dan efisien akan mampu memajukan serta mensejahterakan desa.

“Jika ini berlaku mudah – mudahan 1431 desa yang ada di Bengkulu ini akan bergerak maju,” terang Rohidin Mersyah.

Ia pun juga berpesan, khususnya kepada alumni dan mahasiswa beasiswa STAR BPKP agar memperhaikan prinsip efektifitas dan efisiensi pengelolaan dana desa, sebab menurutnya sebagai pemerintah, maka bukan kepada keuntungan tetapi harus berorientasi kepada manfaat.

“Tolong benar diperhatikan ketika nanti mendampingi desa, efektifitas dulu baru lihat efisiensinya,” jelas Rohidin Mersyah.

Tampak Hadir Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Totok Eka Suharto, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Bengkulu Bram Brahmana, Kepala Inspektorat Provinsi Bengkulu Masha Siahaan, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, serta Alumni dan Mahasiswa STAR BPKP Provinsi Bengkulu. (Morecka – Media Center Pemprov Bengkulu)

Monday, December 14, 2015

Manfaat Makan Jengkol Bagi Kesehatan Tubuh

11:05 PM 1 Comments
Tahukah Anda bahwa Jengkol ternyata punya manfaat bagi tubuh. Jika selama ini Anda beranggapan bahwa Jengkol hanyalah makanan yang bau tak sedap ternyata Anda salah. Banyak manfaat Jengkol yang belum banyak diketahui orang-orang.



Berikut beberapa manfaat Jengkol Bagi Kesehatan tubuh

1. Pembentukan Jaringan Tubuh
Kandungan protein yang tinggi pada jengkol dapat membantu pembentukan jaringan dalam tubuh. kandungan protein pada jengkol ternyata jauh lebih banyak bila dibandingkan dengan kandungan protein pada kacang hijau dan kacang keledai.


2. Mencegah Anemia
Jengkol ternyata kaya akan zat besi yang mencegah dan mengatasi kurangnya produksi sel darah merah

3. Mencegah Tulang Keropos / Memperkuat tulang dan gigi
Selain zat besi dan protein, kandungan zat lain yang ada di dalam jengkol adalah kalsium dan fosfor. Dua zat ini adalah zat yang sangat dibutuhkan oleh tulang. Kalsium dan fosfor dapat mencegah tulang keropos (osteoporosis). Jadi, sering mengkonsumsi jengkol dengan porsi yang cukup dapat membuat tulang pada tubuh anda menjadi lebih kuat.

4. Merampingkan perut
Jangan salah ya, jengkol juga dapat membantu merampingkan perut yang buncit. Kandungan seratnya yang tinggi dapat melancarkan BAB sehingga secara tidak langsung membuat perut langsing. Salah satu penyebab buncitnya perut pada seseorang adalah karena buang air besar yang tidak lancar dan tidak teratur.

5. Mencegah diabetes
Hebatnya lagi, jengkol dapat mencegah timbulnya penyakit diabetes. Mengapa? Di dalam buah jengkol terdapat zat yang tidak ditemukan pada bahan-bahan makanan lainnya. Zat tersebut dinamakan zat asam jengkolat. Asam jengkolat ini berupa kristal-kristal yang tidak larut oleh air. Karena sifat diuretic inilah jengkol sangat tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh anda para penderita gangguan ginjal. Dikhawatirkan ginjal tidak akan mampu menyaring asam jengkolat pada buah jengkol. Akibat ginjal tidak mampu menyaring asam jengkolat adalah sulit berhentinya buang air kecil (anyang-anyangan).

 dirangkum dari berbagai sumber

Sunday, March 16, 2014

Menanti Cinta - A Novel by Adam Aksara

5:03 AM 6 Comments

Judul : Menanti Cinta
Penulis : Adam Aksara
Penerbit : Mozaik Indie Publisher
Tahun terbit : Pebruari 2014
Edisi : pertama
Tebal : viii + 221 halaman

Cinta tak akan pernah membebani, baik bagi yang dicintai, maupun yang mencintai karena cinta adalah sebuah ekagungan yang melembutkan hati dan mencerahkan kehidupan bagi yang memilikinya.

Bicara cinta memang tak ada habisnya. Begitu banyak cerita cinta dengan berbagai pernak perniknya yang akhirnya diabadikan dalam sebuah buku yang bisa dibaca banyak orang.

Salah satu cerita cinta Alex pada Claire yang dituliskan oleh seorang penulis lepas yang diminta oleh seseorang yang tak pernah dikenalinya. Sang penulis merasa aneh Karena ia diminta menuliskan biografi seseorang  dengan menghilangkan nama lokasi, tempat dan perusahaan yang terkait. Dengan pertimbangan cek yang sudah diterimanya, sang penulis akhirnya memutuskan untuk mulai menulis biografi Alex, Joko Alex Sudono.


Alex bukanlah lelaki sempurna, ia menderita lumpuh karena terserang penyakit folio saat ia kecil. Namun cacat yang ia dia derita tak membuat kehidupannya menjadi cacat pula. Dimulai dari seperangkat bahan kimia pemberian ibunya, alex mulai mencintai eksprimen kimia. Hari-harinya dihabiskan dengan membaca catatan bahan kimia dan bereksprimen menciptakan produk rumah tangga yang aman seperti sabun cuci, cairan pembersih, pupuk kimia dan sejenisnya. Kemampuannya itu didukung penuh oleh keluarga hingga bisa membanguns ebuah pabrik tempat pembuatan produk kimia. Pada umur 20 tahun Alex telah mendapat gelar profesor berkat beberapa penemuan berharganya di bidang kimia maupun atas produk-produk inovatif ciptaannya.


Cinta mempertemukannya dengan Claire.  Alex menjadi dosen kimia di sebuah universitas, sedangkan Claire menjadi mahasiswa jurusan perawat. Claire gadis yang cantik dan menarik, namun kisah hidupnya tidak semenarik parasnya. Ia tidak pernah diinginkan oleh ibunya yang merupakan mantan pelacur, beberapa kali ia dicoba dijual oleh ibunya namun gagal. Sedangkan ayah tirinya selalu bersikap kasar bahkan seringkali ingin menodainya. Claire harus tumbuh dalam lingkungan keluarga yang sangat jauh dari impian, disela-sela kuliahnya ia harus bekerja memenuhi perut keluarganya.


Diam-diam Alex menaruh hati pada Claire. Claire terlihat berbeda dimatanya, dan ia selalu ingin membantu setiap permasalahan Claire walaupun Claire tidak mengetahui. Banyak hal yang dilakukannya, seperti meminta penjaga perpustakaan untuk menyiapkan makanan untuk Claire, memberikannya beasiswa hingga memberikannya pekerjaan setelah ia keluar dari tempat bekerjanya di Mark’s Burger. Semua masalah Claire seolah dengan mudah diselesaikan oleh Alex walaupun dengan menghalalkan segala cara. Alex hanya ingin Claire bahagia. 


Cinta akhirnya tumbuh dalam kebersamaan mereka. Namun masing-masing merasa tak pantas untuk dicintai. Alex merasa ia bukanlah lelaki yang sempurna dengan cacat kakinya, sedangkan Claire merasa ia wanita rendah karena ibunya mantan pelacur. Mereka hanya menyimpan perasaan masing-masing dan mencoba saling membahagiakan.


Seperti novel cinta kebanyakan, novel ini memperlihatkan bahwa cinta kadang bisa membuat kita melakukan apa saja demi orang yang dicintai. Rela mengorbankan apapun bahkan perasaan untuk menolong orang yang dicintai. Kisah yang ditawarkan dalam cerita ini pun penuh liku. Alur cerita yang cepat dan mengallir membuat saya tidak membutuhkan waktu lama membacanya. Saya suka gaya penceritaannya yang asyik.


Akhir cerita membuat saya sedikit kecewa. Saya berharap sepeninggalan Alex, Claire bisa move on  dan bisa memaknai cinta sebagai sesuatu yang harusnya tidak membebani seperti yang tertera di beberapa quote novel ini. Namun, Claire harus jadi abu karena cintanya. Saya sedih sekali membaca akhirnya. Harusnya Claire bisa kuat dan melanjutkan mimpi-mimpi Alex. (hehee… ini keinginan pribadi saya yang tidak terima sad endingnya :D)

Semoga kisah Alex dan Claire ini hanya ada di novel Menanti Cinta saja :D dan tidak terjadi dikehidupan para pembaca. Aamiin..

Oh ya, saya awalnya kaget karena baru beberapa lembar membaca ada halaman buku yang copot. Saya berfikir kalau saya terlalu semangat membaca hingga halamannya bisa copot. Ternyata banyak resensor yang juga mengalami hal demikian. Dan ada konfirmasi dari pihak Mozaik Indie Publisher bahwa mereka meminta maaf akan cacatnya novel ini dengan memberikan beberapa opsi. Silahkan dipilih opsinya ?

siapa saja yang berminat membeli novel Menanti Cinta langsung saja kunjungi website penerbitnya: Mozaik Indie Publisher.